|
Sejarah Singkat Pada awalnya Arismaduta adalah perkumpulan siswa SMA 2 Tulungagung yang memiliki minat yang sama. Kemudian, pada tangal 24 Agustus 1988 Lutfi dan rekan-rekan membentuk organisasi yang lebih formal. Pada awal pendiriannya, organisasi ini memiliki 3 alternatif nama, yaitu; - Parismaduta (Pasukan Rimba SMA Dua Tulungagung) - Putrismaduta (Putra-Putri Rimba SMA Dua Tulungagung) - Arismaduta (Anak Rimba SMA Dua Tulungagung) Berdasarkan musyawarah, akhirnya nama Arismaduta digunakan. Pada perkembangan selanjutnya, kata Arismaduta disahkan sebagai kata tunggal, bukan suatu akronim. Pengesahan ini dilakukan bersamaan dengan amandemen pertama AD dan ART organisasi. Pada awal kelahirannya, kegiatan Arismaduta berkisar pada latihan fisik, perkemahan gabungan, dan pelestarian alam. Latihan fisik mencakup latihan rutin yang dilaksanakan untuk menjaga kebugaran dan keterampilan anggota ketika berada di alam bebas. Untuk perkemahan gabungan, Arismaduta mengadakannnya dengan Pramuka yang juga menjadi unit kegiatan ekstrakulikuler di SMU 2 Tulungagung. Untuk pelestarian alam, kegiatan yang dilakukan adalah menjaga kerindangan lingkungan sekitar dengan cara menanam pohon. Seiring dengan berjalannya waktu, kegiatan Arismaduta semakin bervariasi. Arismaduta telah memiliki mekanisme baku dalam penerimaan dan pelatihan anggota. Penerimaan anggota dilakukan dengan suatu kegiatan yang dinamakan Penjaringan Minat. Kegiatan ini merupakan pengenalan alam bebas kepada siswa-siswi SMUN 1 Boyolangu. Pelatihan keterampilan dasar alam bebas dilakukan dengan Pendidikan dan Latihan (Diklat). Diklat dilaksanakan dengan materi tertentu dan dibagi menjadi 4 tahapan, yaitu tes fisik, materi ruang, lintas medan, dan aplikasi. Diklat Arismaduta yang pertama dilaksanakan sekitar bulan Februari 2000 Arismaduta juga ikut meramaikan aktivitas alam bebas, terutama untuk kawasan di sekitar Tulunggaung. Arismaduta beberapa kali mengikuti lomba, terutama lomba lintas alam, seperti Lindri Land Rock, Jelang Fajar, Giri Wana Rally, Napak Tilas Jenderal Sudirman, Matrapala Cross Campus, dan lain-lain. Tidak hanya itu, Arismaduta pernah beberapa kali mengadakan lomba, seperti: - Lomba Lintas Budaya, tahun 2000 - Arismaduta Lintas Budaya II, tahun 2001 (dibatalkan) - Arismaduta Obstacle Training, tahun 2001 Selain meningkatkan keterampilan anggota dan menjaga kelestarian alam, Arismaduta juga mengadakan pembenahan keorganisasian, salah satunya dengan pembuatan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut disahkan pada akhir Januari 2002. Peraturan tersebut kemudian mengalami amandemen pertama yang dilakukan selama tahun 2003.
Kedudukan Secara umum, Arismaduta memiliki 2 kedudukan, yaitu kedudukan secara internal dan eksternal sekolah. Secara internal sekolah, Arismaduta merupakan unit kegiatan ekstrakulikuler dalam OSIS. Bersama dengan Pramuka, PMR, dan PKS, Arismaduta berada dalam ruang lingkup Sie Pendahuluan Bela Negara. Secara eksternal sekolah, Arismaduta memiliki kedudukan yang sederajat dengan organisasi pecinta alam yang lain. Arismaduta juga memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam rangka pengembangan kegiatan kealambebasan dan melestarikan lingkungan hidup. Seperti halnya unit kegiatan yang lain, Arismaduta merupakan organisasi otonom. Otonom dalam hal ini berarti Arismaduta menjalankan rumah tangga keorganisasiannya sendiri, seperti perekrutan dan pembinaan anggota, pergantian kepengurusan, dan lain-lain. Dalam pelaksanaan rumah tangga keorganisasian tersebut, Arismaduta mengacu pada peraturan-peraturan yang tercantum dalam Anggaran Dasar, Anggran Rumah Tangga, mapun dalam peraturan yang lain. Ruang Lingkup Tulungagung merupakan salah satu tempat ideal untuk kegiatan alam bebas karena memiliki bentuk geografi yang beragam. Di sebelah barat terdapat Gunung Wilis dengan ketinggian 2.169 m di atas permukaan laut. Dengan hutan hujan tropisnya, gunung ini merupakan tempat yang tepat untuk pendakian. Di sebelah selatan, Tulungagung memiliki pantai yang dibentengi gunung kapur. Tempat ini merupakan tepat yang tepat untuk susur pantai atau kegiatan lain yg berhubungan dengan laut. Tulungagung juga menjadi daerah alian Sungai Brantas, salah satu sungai besar di Jawa Timur. Sungai ini dpat dijadikan alternatif latihan penyeberangan basah. Selain itu, Tulungagung juga memiliki goa, tebing, dan perbukitan yang menawarkan tantangan tersendiri. Dengan bentuk geografi Tulungagung yang beragam tersebut, Arismaduta memiliki banyak pilihan kegiatan alam bebas. Akan tetapi, untuk saat ini kegiatan Arismaduta ditekankan pada orienteering. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor. Pertama, orienteering membutuhkan peralatan yang relatif lebih murah dibandingkan dengan kegiatan yang lain. Peralatan yang dibutuhkan orienteering minimal hanya berupa kompas, peta, dan protraktor. Kedua, Arismaduta telah memiliki peralatan yang mendukung orienteering itu sendiri. Saat ini Arismaduta telah memiliki beberapa kompas dan peta fotografi untuk daerah Tulungagung dan Trenggalek. Peralatan tersebut cukup untuk berlatih orienteering. Ketiga, Tulungagung memiliki banyak perbukitan, bahkan hanya beberapa km arah selatan SMUN 1 Byolangu terdapat daerah perbukitan. Konturnya yang tidak terlalu terjal membuat daerah ini cocok untuk latihan orienteering. Kegiatan Saat ini ruang lingkup kegiatan Arismaduta dapat dikelompokan menjadi 4 bagian, 2 bagian berhubungan dengan alam bebas dan 2 bagian berhubungan dengan keorganisasian itu sendiri. Dua bagian yang berhubungan dengan alam bebas adalah kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan olah raga alam bebas dan konservasi sumber daya alam. Dua bagian yang berhubungan dengan keorganisasian diwujudkan dengan pembinaan keanggotaan dan pengadaan seksi-seksi. Olah raga alam bebas (ORAB) meliputi semua kegiatan yang berhubungan dengan pembinaan keterapilan anggota di alam bebas, seperti raffling, wall climbing, survival, navigasi, dan lain-lain. Olah raga alam bebas yang dilaksanakan Arismaduta diatur oleh seorang koordinator. Konservasi sumber daya alam meliputi semua kegiatan yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan-kegiatan tersebut diatur oleh seorang koordinator. Kegiatan yang berhubungan dengan pembinaan keanggotaan merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara sistematik. Tujuannya untuk memfasilitasi anggota agar bisa mencapai keanggotaan penuh. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Penjaringan Minat, Pendidikan dan Latihan, Aplikasi Pendidikan dan Latihan, dan Pendakian. Setiap kegiatan tersebut dipimpin oleh seorang ketua pelaksana. Sebagai sarana untuk berlatih berorganisasi, Arismaduta dilengkapi dengan beberapa seksi yang tiap seksinya menangani 1 bidang tertentu. Jumlah dan jenis seksi tiap periode kepengurusan bervariasi, tergantung kebutuhan. Tapi, secara umum seksi di Arismaduta meliputi Seksi Peralatan, Dana Usaha, dan Humas/Eksternal. Setiap seksi dipimpin oleh seorang ketua seksi. |